Wednesday, October 15, 2014

Itinerary Jogja 3D2N

Ini catatan perjalanan kita selama di Jogja.
Hari Pertama, 28 September 2014 :
07.00 : Tiba di Bandara Adisutjipto.
07.30 : Bandara (jalan kaki cari shelter TransJogja sekitar bandara) untuk kemudian menuju Shelter
            Prambanan. Naik TransJogja Rp. 3.000.
07.45 : Sarapan di sekitar Shelter Prambanan.
08.00 : Cabut menuju Candi Prambanan. Naik andong Rp. 30.000.
08.05 : Sampai di Candi Prambanan. Harga tiket masuk candi Rp. 30.000/org.
08.05 - 11.00 : Keliling Candi Prambanan + foto-foto.
11.00 : Cabut menuju Shelter Prambanan lagi. Naik andong.
11.10 : Shelter Prambanan menuju Shelter Malioboro (kurang lebih satu jam) naik TransJogja Rp. 3.000.
12.00 : dari Shelter Malioboro menuju homestay (Puri Minggiran Guesthouse klik di sini) di Jln.
            D.I.Panjaitan, Prawirotaman. Naik andong Rp. 60.000. Tapi karena sempet muter-muter cari alamat
            homestaynya, jadi kita putusin buat ngasi ongkos andongnya jadi Rp. 75.000.
12.20 : Sampai di homestay. Check-in.
12.20 - 15.30 : Istirahat menikmati suasana homestaynya yang homie. zZzz
15.30 : Keluar cari makan di sekitar homestay.
16.00 : Cabut menuju Shelter Sugiono (kalo gak salah nama shelternya itu). Naik becak Rp. 15.000/becak.
            Karena kita berempat, pake 2 becak donk yah.
16.30 : dari Shelter Sugiono menuju Shelter XT Square. Naik TransJogja Rp.3.000.
            dari shelter XT Square menuju Museum 3Dimensi (De Mata Trick Eye Museum) cukup jalan kaki.
            Tiket masuk Rp. 35.000/org.
            
16.30 - 18.00 : Foto-foto di dalam museumnya. Nih! Keren! :D

18.00 : dari sini cabut jalan kaki lagi menuju Shelter XT Square menuju Shelter Monjali. Naik TransJogja.
18.30 : dari Shelter Monjali cukup jalan kaki menuju Taman Pelangi (HTM: gratisss).
            Nih suasana di Taman Pelangi
20.00 : Cabut menuju Malioboro. Dari Taman Pelangi (Shelter Ring Road) ke Malioboro naik TransJogja.
20.15 : Jalan malam menyusuri alun-alun utara Kota Jogja. Ngeronde di pinggir jalan ditemani keramaian
            kota saat malam hari dengan suasana jalan raya yg ramah oleh pengendaranya. Bertaburan bintang di
            atas langit Jogja. Oohh romantisnya. hahahaaha ..lanjuutttt makan di angkringan sekitar alun-alun :)
21.30 : Pulang menuju homestay. Naik becak Rp. 20.000/becak.

Hari Kedua, 29 September 2014 :
Rencananya hari kedua pergi ke Merapi pagi-pagi. Tapi karena kita cari mobil rentalan dulu jadi agak molor dari waktu yang kita rencanain.
08.00 : Breakfast
09.00 - 11.00 : Cari info rentalan mobil. Akhirnya dapet juga rentalan yang murah.
11.00 : Menuju Merapi. Perjalanan sekitar satu setengah jam agar sampai ke Merapi.
12.30 : Sampai di Merapi. Tiket parkir Rp.3.000/org dan mobil Rp. 5.000.
            Jeep Tour Merapi. Harga tiket Rp. 250.000/jeep. (Ini paket yg biasa)

12.30 - 15.00 : Menyusuri jejak bekas erupsi Gunung Merapi :(
                        Gokil bangetlah ngejeep ke sini :') Berasa off road. wkwkwk kaya yg pernah ajh
                        sebelumnya -,-
15.00 : Cabut menuju Candi Borobudur. HTM Rp. 30.000.
15.00 - 18.00 : Keliling Candi Borobudur + foto-foto.
18.00 : Cabut menuju Raminten (katanya belum ke Jogja namanya klo belum mampir ke Raminten).
           Tapi apalah daya, karena antriannya panjang mengular dari Sabang sampai Merauke akhirnya
           mending puter balik. Tau sendiri lah klo urusan perut jangan didiemin kelamaan kosong, takut
           kemasukan setan trus emosi jiwa yg ada. Hahahaha
           Akhirnya muter-muter dan cari makan angkringan di alun-alun selatan sambil nyoba-nyoba jalan  
           melewati dua pohon beringin dengan mata tertutup. Tapi gagal -,,-
21.30 : Pulaangg menuju homestay.

Hari Ketiga, 30 September 2014 :
Hari terakhir. Pesawat take off pukul 13.00. Untuk memanfaatkan sisa waktu yang ada, jadi hari terakhir ini start pagi-pagi sekali. Biar bisa muter-muter ke beberapa tempat yang belum dikunjungi.
07.00 : Check-out homestay.
07.15 : Menuju Taman Sari (keliling + foto-foto).
08.00 : Keraton (keliling + foto-foto).
09.00 : Mampir ke tempat oleh-oleh.
09.30 : Sempet mampir ke Dagadu juga.
10.00 : Makan sekalian menuju bandara.
11.00 : Menuju bandara.
11.30 : Check-in.
13.00 : Take off.
14.00 : Landed @Soetta
13.00 : Pulaaaanggg ke rumah masing-masing :D

See you, Jogja!!! :)







Tuesday, October 14, 2014

Rekomendasi Hotel Murah di Jogja

Buat yang masih bingung cari penginapan murah di Jogja, gw rekomendasiin di Puri Minggiran Guesthouse Jogja ajh. Tempatnya nyaman, bersih, pelayanannya ramah, murah dan yang pasti bikin betah. Akhir September kemaren kita ngetrip ke Jogja dan milih guesthouse ini sebagai tempat melepas penat. Harganya murah, cuma 185ribu/kamar/malam (utk 2 org). Gak sampe jual tanah, apalagi sampe jual diri. Hehehe
Kenapa gw ngoyo bgt rekomendasiin tempat ini, kan gak dibayar? Hahaha abis gimana yahh. Suka bgt sih. Udah itu ajh, simpel. Berbagi pengalaman, berbagi kepuasan yekan.
Ini kamar plus kamar mandi di dalam plus AC plus (entah) LCD, LED, plasma atau apa entah namanya pokoknya tivi ajh. Wkwkwkwk
Nyaman banget pokoknya, bersih. Malah saking nyamannya, kita sampe lupa klo tujuan ke Jogja adalah ngetrip, bukan tidur dan bermalas-malasan di kamar. Hahaha
Dining roomnya juga kece bgt lah gak nyesel pokoknya.
Include breakfast juga kok! :D
Ini penampakan kita sebelum kembali pulang, di depan Puri Minggiran Guesthouse Jogja :D

Nah! Itu tadi sedikit gambaran dari gw. Dari tadi gw cerita yang baik2nya ajh. Ada kekurangannya gak?!
Manusia ajh yg makhluk ciptaan Tuhan punya kekurangan dan kelebihan. Apalagi ini, buatan manusia. Hehehe Kekurangannya paling mungkin letaknya yang agak masuk ke dalem jadi agak susah klo harus pergi ke depan bwt dpt akses transportasinya. Klo mau berkeringat sedikit ya jalan kaki ajh itung-itung olahraga. Tapi krn kemaren kita rental mobil di sana, jadi bisa langsung dijemput di depan homestanynya :D
Tapi kekurangan yg itu tuh bukan alesan buat gak tinggal di sini :)

Alamat lengkap:
Jln. D.I. Panjaitan. Minggiran Baru Nomor 962.
Suryodiningratan. Mantrijeron, Prawirotaman, Yogyakarta.

**gw booking via Agoda. Lebih efektif dan efisien :D





Tuesday, October 7, 2014

Sekilas tentang Jogja

Entah kenapa setelah melihat postingan di Twitter yang membahas tentang Yogyakarta, hati saya tergelitik untuk menulis beberapa hal tentang kota ini. Sayang sekali rasanya kalau saya tidak menuangkan pengalaman saya tentang keelokan kota ini dalam sebuah bentuk tulisan.
Pengalaman berkunjung selama 3 hari 2 malam di Yogyakarta sudah cukup menggambarkan bahwa kota ini memang kota yang berbudaya, penuh sopan santun dan keramahtamahan penduduknya. Tertib dalam berkendara. Ya, ini adalah salah satu contoh yang bisa membedakan kota ini dengan kota-kota lainnya. Pusat kota yang tengah sibuk dengan aktivitas warganya pun tak pernah terdengar suara bising di telinga. Tak pernah terdengar suara klakson yang saling bersahutan, suara calo angkutan umum yang memaksa penumpang, kata-kata umpatan dan sumpah serapah yang sering terlontar saat emosi mulai membuncah disaat kemacetan. Semua itu tidak ada.
Tubuh seperti cepat beradaptasi, memahami semua kondisi positif tersebut. Bisa menempatkan diri dengan lingkungan dan suasana baru.
Tutur kata lemah lembut keluar dari bibir mereka yang memang menjunjung tinggi nilai kesopanan. Senyum yang tak pernah lepas dari wajah mereka.
Bersambung ...

Contoh Itinerary

Saya coba berbagi contoh itinerary yang pernah saya (kita maksudnya) bikin saat akan melakukan trip ke Jogja. Sebelum kasih contohnya, pasti ada beberapa pertanyaan: sebenernya perlu gak sih kita nyusun itinerary sebelum melakukan perjalanan? Apa manfaatnya? Untung ruginya? dan bla.. bla.. bla..
Menurut saya sih perlu banget. Buat apa? Satu: biar tdk ada waktu yang terbuang saat kita sudah sampai di TKP. Dua: biar tau perkiraan budget yang bakal kita keluarin selama di sana. Tiga: tau rute menuju tempat-tempat yang akan kita kunjungi. Empat: heemmpp... Lima: Nah! nah ini yang paling penting! pastiin kalo kita nyusun rencana perajalanan ini sama rekan yang bakal ngetrip bareng kita. Lakukan techmeet dua sampai tiga kali. Selain berguna buat tukar pikiran, tukar pendapat, tukar kepala dan tukar pacar (zZzz) juga berguna buat mengenali sifat dan karaktareistik travelmate kita. Iya nggak sih? *iyain aja -,-
Eh tapi beneran penting lohh mengenal sifat dan karakteristik travelmate kita. Hahaha Biasanya ada yang asik, ada yang rempong, ada yang wangi, ada yang bau daki, bau menyan dan segala rupa. Hehehe
Tapi sebenernya semua sifat-sifat rekan kita yang menurut kita aneh, bisa dikalahkan dengan satu jurus. Yaitu, legowo. Daripada trip kita ancur2an gegara sifat satu orang yang "nyeleneh", ya mending kita yang mengalah :)
Kepanjangan ngomongnya, capek! Nih contoh itinerary saat akan melakukan trip ke Jogja. Biarpun sederhana yang penting isinya! isinya gak penting :D


Minggu, 28 September 2014
Waktu
Tujuan
Jarak ±
Lama ±
Transport
Tarif ±
Keterangan
± 08.00
Tiba di bandara





08.00 – 11.00
Bandara - Prambanan
8 Km
10 menit
5 menit
·         Naik TransJogja jalur 1A/1B – Shelter Prambanan (shelter terakhir).
·         Shelter Prambanan – Candi Prambanan.
Pilihan:
รผ  Jalan kaki
รผ  Becak
รผ  Andong
Rp. 3.000
-
-
Gratis
Rp. 10.000
Rp. 15.000
·         TransJogja: 05.30 – 21.30
·         Candi tutup pukul 17.00.
·         HTM: Rp. 30.000/ orang (umum wisdom).
11.00 – 12.00
Sekitar Prambanan
-
-
Jalan kaki
Gratis
Makan siang
12.00 – 14.00
Prambanan - Homestay
?
-


Check in + beberes + mandi terserah ngapain ajh.
14.00 – 17.00
Homestay – De Mata
-



·         Jl. Veteran. XT Square.
·         Buka jam 10.00 – 22.00.
·         HTM: Rp. 25.000.
17.00 – 19.00
De mata - Malioboro
-

·         Halte XT Square (naik TransJogja 2B) – Halte Taman Pintar
·         Jalan kaki menuju Malioboro
Rp. 3.000
Gratis
Makan + poto2
Bebas
19.00 – 21.00
Malioboro – Taman Pelangi
-
20 menit


·         (Monjali) Jl. Ring Road, Sleman Utara
·         Buka jam: 17.00 – 23.00 (weekend).
·         HTM: Rp. 15.000 (weekend)
  
Itu contoh hanya untuk hari pertama. Untuk hari kedua dan ketiga gak perlu dishare. Namanya juga contoh, dikit aja buat pancingan.
Kalo ada pertanyaan, koq tau harga tiket masuk, ongkos ini itu, dan lama atau jarak tempuh dari satu tempat ke tempat lain? kan belum pernah ke sana sebelumnya? Ya! searching atau tanya temen2 yang udah pernah ke sana. So simple :D